Perjalanan kaki sudah sampai dengan pasti
Lambat laun ayunan kaki menempuh jarak
Tertawa jangan terlalu terbahak
Boleh jadi setelah itu jadi pelawak
Perkataan itu tidak ada sambung menyambung dalam kalimat jelas
Seperti hidup yang tiap hari kita lakukan tak ada satupun saling menyambungkan
Kadang pagi kita tersenyum bebas
Sorenya kita dengan wajah pucat
Kadang menjadi so pembicara yang baik
Dengan rapinya menyampaikan pesan moral hidup kepada orang
Sementara dirinya sendiri masih belum ter urus hidupnya .
Bersambung....
Wednesday, December 19, 2018
Tuesday, December 18, 2018
UnderCover
Selamat malam para pejalan kaki
Tiap perjalanan hanya menyisakan Tai
Harapan-harapan bodo
Mulai tersampaikan
Dengan perihal kesesatan
Begadang demi uang
Mencari rezeki dengan modal diri
Merelakan harga diri
Tiap hari mencari nafkah
Dengan harapan tiap bulannya menjadi jutawan
Sekejap kau perbudak
Anak orang dengan duit bulanan
Kesesatan semakin di pertontonkan
Dengan aksi orang murahan di mainkan
Sesama jenis bukan masalah
Yang terpenting hasrat diri terpenuhi
Oleh para pecundang
Selamat datang
Para perantau yang berbekal diri untuk menjadi jutawan
Kita pertontonkan mereka dengan datang ajal
Semakin mereka rela di perbudak
Semakin lupa diri semakin tak tau diri
Mari kita do'akan
Semoga keburukan terbalik dengan kebaikan
Kebaikan yang menyadarkan diri
Sebab kita butuh sandaran hati yang sesungguhnya
Kepada Alloh kita kembali
Dengan Alloh kita di pertemukan kembali
Semoga yang belum sadar di sadarkan
Yang sudah sadar di perkuat imannya
Tiap perjalanan hanya menyisakan Tai
Harapan-harapan bodo
Mulai tersampaikan
Dengan perihal kesesatan
Begadang demi uang
Mencari rezeki dengan modal diri
Merelakan harga diri
Tiap hari mencari nafkah
Dengan harapan tiap bulannya menjadi jutawan
Sekejap kau perbudak
Anak orang dengan duit bulanan
Kesesatan semakin di pertontonkan
Dengan aksi orang murahan di mainkan
Sesama jenis bukan masalah
Yang terpenting hasrat diri terpenuhi
Oleh para pecundang
Selamat datang
Para perantau yang berbekal diri untuk menjadi jutawan
Kita pertontonkan mereka dengan datang ajal
Semakin mereka rela di perbudak
Semakin lupa diri semakin tak tau diri
Mari kita do'akan
Semoga keburukan terbalik dengan kebaikan
Kebaikan yang menyadarkan diri
Sebab kita butuh sandaran hati yang sesungguhnya
Kepada Alloh kita kembali
Dengan Alloh kita di pertemukan kembali
Semoga yang belum sadar di sadarkan
Yang sudah sadar di perkuat imannya
Sunday, November 25, 2018
Jangan lupa tobat
Hari terpantau begitu cerah
Keramaian seperti biasa parah
Semua bergerak demi kelancaran darah
Ada yang bergerak bersama mentari
Ada pula yang berkelanjutan dengan gelap
Hai manusia yang penuh drama
Kau semua hebat dengan kelebihan
Kau tutupi dengan kekurangan
Pernahkah kau tepuk tangan respect,
Saat orang terjatuh malu??
Barangkali sedikit dengan tujuan itu
Kebanyakan kau acuh dengan orang
Apalagi orang-orang yg mungut sampah
Kejam emang dengan hidup ini
Siapa yang paling benar atau salah
Semuanya membenarkan sendiri
Seakan semua salah di pikiran-nya
Kalau bicara dunia
Kita semua seakan kekal di dalamnya
Bicara akherat kita kemana?
Apa sih solat??
Entar juga tobat
Yealah mas'e mbak'e
Emang yakin besok masih hidup?
Yakin besok masih duduk manis ?
Yakin besok terbangun tepat??
Kamu tau orang meninggal mulutnya seperti tercekik??
Boleh jadi dalam sakaratul maut datang
Dia punya dosa yg belum tobat
Ighfirli yaa Robb
Yaa Alloh
Mudahkan hisab kami
Keluarga kami
Saudara kami
Sahabat kami
Allohumma Inna Nas aluka
Fil husnil Khotimah
Aamiin Allohumma Aamiin
Keramaian seperti biasa parah
Semua bergerak demi kelancaran darah
Ada yang bergerak bersama mentari
Ada pula yang berkelanjutan dengan gelap
Hai manusia yang penuh drama
Kau semua hebat dengan kelebihan
Kau tutupi dengan kekurangan
Pernahkah kau tepuk tangan respect,
Saat orang terjatuh malu??
Barangkali sedikit dengan tujuan itu
Kebanyakan kau acuh dengan orang
Apalagi orang-orang yg mungut sampah
Kejam emang dengan hidup ini
Siapa yang paling benar atau salah
Semuanya membenarkan sendiri
Seakan semua salah di pikiran-nya
Kalau bicara dunia
Kita semua seakan kekal di dalamnya
Bicara akherat kita kemana?
Apa sih solat??
Entar juga tobat
Yealah mas'e mbak'e
Emang yakin besok masih hidup?
Yakin besok masih duduk manis ?
Yakin besok terbangun tepat??
Kamu tau orang meninggal mulutnya seperti tercekik??
Boleh jadi dalam sakaratul maut datang
Dia punya dosa yg belum tobat
Ighfirli yaa Robb
Yaa Alloh
Mudahkan hisab kami
Keluarga kami
Saudara kami
Sahabat kami
Allohumma Inna Nas aluka
Fil husnil Khotimah
Aamiin Allohumma Aamiin
Friday, November 23, 2018
Kita adalah saksi
Kita adalah saksi
Dimana malam bakal ketemu
Terbangun dari mimpi
Kau sambut dengan Sinarnya
Perjalanan mu sungguh meyakinkan
Kau atur semua nya dengan waktu
Kau sisihkan sebagian harta
Dengan harapan kau hidup sebulan
Kau lupa hidup sehat
Merasa kau masih bujang
Pola mimpi mu hanya sejam
Sudah berapa lama kau buat ?
Kau....
Kehidupannya belum jelas
Mimpinya jadi pemain kelas atas
Bujang...
Mari sambut dengan akal
Pola pikir ubah dengan terbaik
Waktu....
Waktu terus berjalan
Jangan sampai kau berhenti oleh waktu
Langkahmu terus berjalan
Simpang jalan masih luas kau jelajahi
Masih ingatkah??
Bangun malam bukan sebab bergurau
Kau bangun sebab panggilan
Kau bersujud
Di hadapan-Nya
Kau bisikan suara merdu
Kau teriakan oleh hati
Tak terasa bujang...
Tetesan air mata mu mengalir
Bukan kau lemah
Melainkan kau malu dengan-Nya
Masih ingatkah rayuan itu
Bait kata kau bisikan
Yaa Robb
Maafkan kami
Maafkan keluarga kami
Maafkan saudara kami
Maafkan segala kesalahan kami
Malu...
Engkau berikan sebagian kebahagiaan
Kami terlalu berlebihan
Lupa arti syukur
Engkau berikan rezeki
Saat kami bermaksiat
Allohummagfirli warhamni
Wa tub alaya
Wallahu
Robbi audzidni an asykuro
Ni'matakal lati an amta alaya
Wa 'ala walidaya
Wa an amalan sholihan
Tardhohu waad khirlni
Birohmatika
Yaa ibadika sholihin
Wallahu 'alam
Thursday, November 22, 2018
Kita Rahasia
Aku dan kamu sudah biasa
Membuka kalimat penyatu untuk bertanya
Mencoba membedakan dengan kami
Kamupun aneh dengan sifatnya
Kata kamu lebih menyukai dengan itu
Berjam-jam sudah di jalani
Lewat perantara media
Aku kamu belum mengenal wujudnya
Hanya saja kita kenal lewat media
Aku kamu tidak beda jauh sifatnya
Berjalan menuju alam sampai bukit
Puncaknya berpijak gunung jadi impian
Dering telpon berdering
Semalam aku kenapa?
Aku minta maaf sudah kesal, katanya
Bercakap elektronik di sambung....
Zzz
Zzz
Zzz
Aku minta alamat kamu
atau tidak alamat tempat kerja kamu??
Alamatnya....
Ya udah Terima kasih
Kalimat mahal yang di ketik
Lewat ucapan nya
Kalimat maaf yang sudah jarang
Hallo, Assalamualaikum??
Iya, Waalaykumsalam
Kedepan ada titipan mungkin suka
Ke depan mana??
Depan aja
Ini udah di depan terus tadi kamu kasih no aku nya gak?
Yahh sebentar, nama ojeg onlinenya dam dudi dam
Ya udah ketemu namanya
Makasih loh, padahal kita jauh
Iya sama-sama
Aku kamu sebenarnya bukan kami
Melainkan Kita
Kita bagi rahasia dengan seksama
Kita berbagi kebaikan
Kita penunggu hebat
Kita menjadi sebuah alasan
Membuka kalimat penyatu untuk bertanya
Mencoba membedakan dengan kami
Kamupun aneh dengan sifatnya
Kata kamu lebih menyukai dengan itu
Berjam-jam sudah di jalani
Lewat perantara media
Aku kamu belum mengenal wujudnya
Hanya saja kita kenal lewat media
Aku kamu tidak beda jauh sifatnya
Berjalan menuju alam sampai bukit
Puncaknya berpijak gunung jadi impian
Dering telpon berdering
Semalam aku kenapa?
Aku minta maaf sudah kesal, katanya
Bercakap elektronik di sambung....
Zzz
Zzz
Zzz
Aku minta alamat kamu
atau tidak alamat tempat kerja kamu??
Alamatnya....
Ya udah Terima kasih
Kalimat mahal yang di ketik
Lewat ucapan nya
Kalimat maaf yang sudah jarang
Hallo, Assalamualaikum??
Iya, Waalaykumsalam
Kedepan ada titipan mungkin suka
Ke depan mana??
Depan aja
Ini udah di depan terus tadi kamu kasih no aku nya gak?
Yahh sebentar, nama ojeg onlinenya dam dudi dam
Ya udah ketemu namanya
Makasih loh, padahal kita jauh
Iya sama-sama
Aku kamu sebenarnya bukan kami
Melainkan Kita
Kita bagi rahasia dengan seksama
Kita berbagi kebaikan
Kita penunggu hebat
Kita menjadi sebuah alasan
Wednesday, November 21, 2018
Berjuang
Sudah sampai di persimpangan jalan
Tatapan ini sudah jauh di batas kota
Jangan lagi menoreh balik ke persimpangan itu
Kejadian yang samapun menyesal efeknya
Mari lanjutkan di persimpangan kota ini
Kita jelajahi seberapa lama kita menikmati
Sadar tak sadar kita sudah menjalaninya
Kemudian hari .....
Kecanduan ingatan pasti ada
Sayangku mari berdansa dengan hidup ini
Berjuang dengan kesendirian
Semakin kau menikmati nya
Semakin Indah rasanya
Tatapan ini sudah jauh di batas kota
Jangan lagi menoreh balik ke persimpangan itu
Kejadian yang samapun menyesal efeknya
Mari lanjutkan di persimpangan kota ini
Kita jelajahi seberapa lama kita menikmati
Sadar tak sadar kita sudah menjalaninya
Kemudian hari .....
Kecanduan ingatan pasti ada
Sayangku mari berdansa dengan hidup ini
Berjuang dengan kesendirian
Semakin kau menikmati nya
Semakin Indah rasanya
Pengharapan
Tanpa berkata panjang
Aku hanya seorang yang membutuhkan Cinta
Aku hanya seorang yang membutuhkan Cinta
Terlintas jelas di wajah mu
Ada rasa kecewa saat ku jauh dari mu
Entah kau menyisakan rasa kepada ku
Atau tidak hanya sandiwara saja
Jangan pernah bermain masa lalu denganku
Karena harapan ada pada kita
Kita melangkah dengan harapan
Harapan yang berpikir kita harus bersama
Harapan yang berpikir kita harus bersama
Jangan ragu pada perkataan
Sebab itu Doa
Keraguan datang karena tak yakin
Dengan diri kamu sendiri
Bekali diri dengan sebaik mungkin
Barangkali ada sisa untuk menyatukan kita
Di waktu senja
Kamu tahu ???
Apa yang selalu ku pikirkan selama lamunan
Lamunan itu tertuju pada diri kamu
Lantas apa yang selalu aku sampaikan padamu??
Tak,
Tidak ada malah sedikitpun dalam perkataan
Bukan tak berani menuangkan kata2 itu
Tapi cukuplah tulisan ini menjadi saksi lamunan
Aku bukan siti fatimah
Yang mencintai Sayyidina Ali
Dalam diam sampai setanpun tak tau
Karena aku cowok :)
Aku hanya manusia biasa
Yang begitu banyak tumpukan dosa
Sedikit pahala yang di dapat
Bukan kebanyakan orang yang memberi
Dengan setumpuk harta
Untuk membeli cintanya
Bukan juga seorang prajurit negara
Yang membela pertahanan dengan kokoh
Sekali lagi aku hanya manusia biasa
Yang banyak mengeluh
Dengan penuh harap perjuangan ku
Memberikan hasil kebahagian buat kita
Cukup tau
Semuanya baik baik saja
Saat canda tawa bertemu
Kadang di satukan dengan bisu
Pikiran tanya jawab lewat media
Menyapa untuk memastikan keadaan
Aku pikir akan baik-baik saja
Kita menyatu dengan komunikasi
Tapi semuanya beda
Ada kejadian yang salah saat awal
Bukan tak mau menyatu dengan pikirannya lagi
Hanya saja ketakutan muncul saat puncak nafsu di pertemukan
Tersadar kamu orang baik yang penuh makna
Hanya takut kesalahan terus menerus jadi bahan tanggung jawan kelak
Menjauh bukan karena tak mau menjalani komunikasi
Hanya saja kenangan akan muncul saat kita harus menyatu
Terima Kasih atas tindakannya
Tak semestinya menanya kabar
Cukup dengan pikiran positif
Kamu bakal baik-baik saja
Sebelum itu perlu di ingat
Menunggu itu menyakitkan
Sudah berapa lama harus menunggu kepastian yg tak kunjung
Jangan sampai kau beda orang
Saat pikiran menyatu tentang kita
Cukup tau saja
Aku Mencintaimu dengan sebab
Saat canda tawa bertemu
Kadang di satukan dengan bisu
Pikiran tanya jawab lewat media
Menyapa untuk memastikan keadaan
Aku pikir akan baik-baik saja
Kita menyatu dengan komunikasi
Tapi semuanya beda
Ada kejadian yang salah saat awal
Bukan tak mau menyatu dengan pikirannya lagi
Hanya saja ketakutan muncul saat puncak nafsu di pertemukan
Tersadar kamu orang baik yang penuh makna
Hanya takut kesalahan terus menerus jadi bahan tanggung jawan kelak
Menjauh bukan karena tak mau menjalani komunikasi
Hanya saja kenangan akan muncul saat kita harus menyatu
Terima Kasih atas tindakannya
Tak semestinya menanya kabar
Cukup dengan pikiran positif
Kamu bakal baik-baik saja
Sebelum itu perlu di ingat
Menunggu itu menyakitkan
Sudah berapa lama harus menunggu kepastian yg tak kunjung
Jangan sampai kau beda orang
Saat pikiran menyatu tentang kita
Cukup tau saja
Aku Mencintaimu dengan sebab
Monday, November 19, 2018
Kopi Hitam 2
Kamu tau apa yang di tunggu selain kamu?
Kamu tau apa yang di rindukan selain pecandu?
Waktu semuanya berubah saat kata berpisah
Selain kopi hitam
sekarang membiasakan dengan teh hangat kesukaan mu
Bagiku awalnya canggung meminum teh
Selain pait ada rasa yang tak kunjung
Tiap pagi teh selalu ku minum sembari melamun
Melihat awan yang sangat cerah waktu itu
Kata pait sudah memudar sayangku
Sudah terbiasa dengan kehidupan tanpa mu
Kopi hitam yang dulu ku minum paksa sudah tak di seduh
Sekarang lebih menikmati teh hangat kesukaanmu
Apalagi di tambah kemanisan wajahmu
Sekarang semakin tak faham arti rindu
Yang di ingat hanya penunggu kebersamaan mu
Menatap awan yang sama
Touring bersama
Makan sate maranggi
Makan nasi wuduk tanpa bawang kesukaan mu
Aku tunggu di toga paling depan
Kalaupun tidak pasti
Aku do'akan semoga kamu baik bersama-Nya
Kamu tau apa yang di rindukan selain pecandu?
Waktu semuanya berubah saat kata berpisah
Selain kopi hitam
sekarang membiasakan dengan teh hangat kesukaan mu
Bagiku awalnya canggung meminum teh
Selain pait ada rasa yang tak kunjung
Tiap pagi teh selalu ku minum sembari melamun
Melihat awan yang sangat cerah waktu itu
Kata pait sudah memudar sayangku
Sudah terbiasa dengan kehidupan tanpa mu
Kopi hitam yang dulu ku minum paksa sudah tak di seduh
Sekarang lebih menikmati teh hangat kesukaanmu
Apalagi di tambah kemanisan wajahmu
Sekarang semakin tak faham arti rindu
Yang di ingat hanya penunggu kebersamaan mu
Menatap awan yang sama
Touring bersama
Makan sate maranggi
Makan nasi wuduk tanpa bawang kesukaan mu
Aku tunggu di toga paling depan
Kalaupun tidak pasti
Aku do'akan semoga kamu baik bersama-Nya
Sunday, November 18, 2018
Kopi Hitam
Kehilangan arah hidup
Entah dimana atau mau kemana jalannya
Seakan gelap yang ada
Dengan datangnya secangkir kopi hitam
Lengkap sudah rasanya hidup dengan pahit rasa
Pernah merasakan setetes manisnya
Ketika mengenal diri orang lain
Dengan bercakap lewat elekronik ada rasa senangnya
Tiap pagi-malam selalu mengasih kabar
Hilang ???
Kata yang pantas di katakan
kepada jiwa si peminum kopi hitam
memikmatinya dengan pahit rasa jiwa
Entah kapan menyukai kopi hitam
yang jelas sampai kopi hitam
Bercampur dengan takaran manis
Sehingga menyejukan diri
Semoga Ada Takaran manis
buat si peminum kopi hitam
Entah dimana atau mau kemana jalannya
Seakan gelap yang ada
Dengan datangnya secangkir kopi hitam
Lengkap sudah rasanya hidup dengan pahit rasa
Pernah merasakan setetes manisnya
Ketika mengenal diri orang lain
Dengan bercakap lewat elekronik ada rasa senangnya
Tiap pagi-malam selalu mengasih kabar
Hilang ???
Kata yang pantas di katakan
kepada jiwa si peminum kopi hitam
memikmatinya dengan pahit rasa jiwa
Entah kapan menyukai kopi hitam
yang jelas sampai kopi hitam
Bercampur dengan takaran manis
Sehingga menyejukan diri
Semoga Ada Takaran manis
buat si peminum kopi hitam
Saturday, November 17, 2018
Bersujud Malu
Bolehkah bersujud kembali
Menyebut nama Robb ku
Saat di beri 2 pilihan
Memilih yang terbaik
Tapi semuanya hanya kepalsuan diri
Saat kembali di kala butuh
Sedangkan saat di beri kesenangan
Lupa arti bersyukur
Kami dari tanah
Kembali untuk tanah
Dan di perhitungkan di Alam yang berbeda
Kami lupa apa itu hidup
Sedangkan kami hanya bergurau canda
Saat malam mulai tak mendukung
Kami tetap bersantay
Seakan dunia selamanya
Maafkan kami Yaa Robb
Kami hanya Ciptaan mu dari tanah
Yang so merasa suci di hadapan Mu
Yang merasa Tinggi saat kami berbicara
Yang merasa Kaya saat kami Jaya
Kembalikan kami kepada Alam yang indah
Alam Syurga mu ya begitu Suci
Ridhoi kami dalam jalan mu
Kami bersyukur Atas ni'mat Iman Islam
Menyebut nama Robb ku
Saat di beri 2 pilihan
Memilih yang terbaik
Tapi semuanya hanya kepalsuan diri
Saat kembali di kala butuh
Sedangkan saat di beri kesenangan
Lupa arti bersyukur
Kami dari tanah
Kembali untuk tanah
Dan di perhitungkan di Alam yang berbeda
Kami lupa apa itu hidup
Sedangkan kami hanya bergurau canda
Saat malam mulai tak mendukung
Kami tetap bersantay
Seakan dunia selamanya
Maafkan kami Yaa Robb
Kami hanya Ciptaan mu dari tanah
Yang so merasa suci di hadapan Mu
Yang merasa Tinggi saat kami berbicara
Yang merasa Kaya saat kami Jaya
Kembalikan kami kepada Alam yang indah
Alam Syurga mu ya begitu Suci
Ridhoi kami dalam jalan mu
Kami bersyukur Atas ni'mat Iman Islam
Wednesday, November 14, 2018
Sahabat
Kami tak tau dari mana asalnya perkenalan
Yang kami tau hanya sebuah pertemanan
Kadang semuanya berujung menyakitkan
Ada pula berbuah manis di penghujung cerita
Sebuah sebutan sering di ucapkan dengan kata Sahabat
Jadilah penolong kami di akherat nanti
Bukan sebuah persahabatan di dunia
Melainkan kau harus berjumpa di akherat nanti
Jikalau kami buruk akhlaknya
Panggil kami kelak di akherat
Dan jikalau kau buruk dengan perilaku mu
Kami akan memanggil Nama mu
Agar kau tetap bersama ku dengan indahnya syurga
Tuesday, November 13, 2018
Aku tetap beku dengan keadaan ramai Mencair saat pena hitam berjalan
Saat hujan datang pada Bumi
kesunyian tetap bersamaku
Saat itu keramaian di luar sana
Masih beramai-ramai pada dunianya sendiri
Sementara diri tetap bersama kesunyian
Yang mulai membeku kembali
Kami ucapkan terima kasih pada pena
Yang terus menerus menemani dalam kesunyian
Tanpanya diri hanya sebatang kayu
yang terhembus oleh angin tanpa makna
Kami tulis rangkaian kata yang tak tau jedanya
Kalau saja tuan bersedia
Kami tuliskan rangkaian sajak ini
Sampai tangan ini kaku membeku
Seperti perasaan yang tak kunjung
kesunyian tetap bersamaku
Saat itu keramaian di luar sana
Masih beramai-ramai pada dunianya sendiri
Sementara diri tetap bersama kesunyian
Yang mulai membeku kembali
Kami ucapkan terima kasih pada pena
Yang terus menerus menemani dalam kesunyian
Tanpanya diri hanya sebatang kayu
yang terhembus oleh angin tanpa makna
Kami tulis rangkaian kata yang tak tau jedanya
Kalau saja tuan bersedia
Kami tuliskan rangkaian sajak ini
Sampai tangan ini kaku membeku
Seperti perasaan yang tak kunjung
Monday, November 12, 2018
Keep calm your life my friend
Sahabat ku
Menikah di usia muda memang begitu indah
Tak perlu kau merasakan zina
Sahabat ku
Pernikahan tidak seindah yang di bayangkan
Sebulan memang begitu indah dengan rayuan
Semakin kau menjalani bakal ada satu masalah
Sahabatku
Jikalau datang masalah jangan macam anak2
Yang merengek sedih di hadapan pasangan
Sahabatku
Jikalau ada masalah diri, Cobalah berbenah diri
Lakukan perbincangan dg baik bersama-Nya
Bukan macam Anak kecil yang minta pulang ke orang tua
Ingatlah sahabat
Engkau sudah menjadi tanggung jawab pasangan kamu sendiri
Semua butuh proses sahabat
Masalah datang kepada jiwa beriman
Maka bersabar dan Ingatlah kepada Robb Mu
Sahabat ku
Saat kau terburu-buru untuk menikah
Bukan suatu yang baik atau buruk
Namun terburu-buru datangnya dari musuh mu
Berkali2 musuh mu (setan) selalu merusak hati
Maka bersabar & sholatlah di hadapan Robb Mu
Sahabat ku
Kau hanya merencanakan
Sedangkan Alloh Maha menentukan terbaik
Jangan kau menyesal saat menikah
Sebab datang masalah kau jadi alasan akibatnya
Sahabat ku
Pernikahan bukan sekedar dunia mu masing2
Sebab kau harus mengerti dunia yang lain
Yang terpenting kau lebih mengerti Agama
Seburuk2nya sifat manusia
Kalau kau mengerti Agama tidak akan melawan
Saat datang masalah terhadap pasangannya
Pilihlah dengan Agama nya yg baik sahabat
Bawa lah pasangan mu kelak Ke syurga
Patuhi pasangan mu sebab pengganti orang tua
Dengarkan nasehat agar kau faham
Sahabatku
Murahkan mahar pasangan mu
Bukan tak sanggup menanggung resiko mahar
Apa kau tau jika mahar mu besar??
Maka pasangan mu bersusah payah minjam uang demi mahar mu itu
Saat kau telah menikah, hutang pun kau tanggung berdua
Maka dari itu sahabat, murahkan maharmu
Agar kau tenang dan tentram menjalin kasih
Sahabatku
Kehidupan terasa sebentar
Jikalau kau terus bersyukur dengan pasangan
Semua bakal indah dengan proses
sahabat ku
Saling sempurankanlah dengan pasangan mu
Jangan merasa paling tinggi sebab semuanya rendah di hadapan Robb-Mu
Semoga Kau yang belum pasti keadaannya
Datang dengan indah kehadapan ku
Sebab Jodoh perkara Jor-Ok
Berbenah diri sahabatku
Meskipun maksiat datangnya dadakan
Subscribe to:
Comments (Atom)
