Tuesday, November 13, 2018

Aku tetap beku dengan keadaan ramai Mencair saat pena hitam berjalan

Saat hujan datang pada Bumi
kesunyian tetap bersamaku
Saat itu keramaian di luar sana
Masih beramai-ramai pada dunianya sendiri
Sementara diri tetap bersama kesunyian
Yang mulai membeku kembali
Kami ucapkan terima kasih pada pena
Yang terus menerus menemani dalam kesunyian
Tanpanya diri hanya sebatang kayu
yang terhembus oleh angin tanpa makna 
Kami tulis rangkaian kata yang tak tau jedanya
Kalau saja tuan bersedia
Kami tuliskan rangkaian sajak ini
Sampai tangan ini kaku membeku
Seperti perasaan yang tak kunjung

No comments:

Post a Comment